Terima Kasih atas Ketidakpedulianmu
Kusampaikan terima kasih atas ketidakpedulianmu.
Terima kasih untuk menjadikan aku sepatah sapa yang hanya
menggantung di langit-langit kelas. Menjadikan aku gelombang panggilan yang merambat
melas. Menjadikan aku sepucuk surat yang tak disambut balas.
Karena dengan begitu, sedikit demi sedikit aku bisa melupa. Membungkam
rasa yang terlalu banyak bicara. Menghapus jejak yang pernah terinjak sekaligus
mencari langkah lain untuk beranjak.
Itukah maksudmu?
Hati tak pernah lebih besar dari segenggam tangan, namun
rasa didalamnya bukan kerikil untuk dicungkil. Sekali diambil kau akan lihat
lubang besar yang menganga, lebih dari cukup untuk menelan egomu yang
menggunung.
Kau bisa bedakan antara satu dan nol. Walaupun semesta hidup
tidak berjalan dengan sandi binerik. Walaupun hati tak memiliki kutub maupun
sudut. Setidaknya kau bisa jelaskan jarak yang merentang antara iya dan tidak.
Namun, kau pilih bisu.
Sekali lagi terima kasih. Diammu membuatku merasa penting. Membuatku
merasa memiliki tempat lain untuk pergi. Membuatku merasa memiliki sesuatu yang
bisa kubagi. Membuatku merasa memiliki kisah yang lebih layak untuk diceritakan.
pinang, 28/5/2016
gambar dari sini

hooo
ReplyDelete